Wednesday, December 23, 2009

Night At The Green Kemang

Kemarin tanggal 22 Desember 2009 pukul 09.37 tiba-tiba hp gue bunyi (sekarang pake gue dulu ya) dan ternyata ada sms dari temen gue yang berisikan "nanti malem mau ke the green ga? masuknya gratis" hmm, gue pun tergiur buat ikutan. Sekitar jam 5 sore, gue pun menelepon candrika (temen gue yang ngajak) dan bilang kalo gue bisa ikut.
E: Cand, ntar jadi? siapa aja yang ikut?
C: Jadi, jam 9 ketemu di mc cafe
E: Oke deh tapi siapa aja yg ikut?
C: Gue,Lo,Eko,Kicong sama temen-temennya.
E: Riany gak lo ajak?
C: Udah, tapi dia lagi gabisa
E: Oh yaudah

Setelah itu sekitar jam 6 sore gue mandi dan makan malem di rumah cuma bareng ayah,sama adek gue reyhan (kebetulan mama gue sama adek gue yang cewek, dinda lagi pergi). Dan gue izin ke ayah buat pergi ke acara "Ultah Temen" dan gak gue sebut tempatnya. Dan ayah gue nanya
A: Emang acaranya sampe jam berapa
E: Gak tau
A: Loh kok gatau?
E: Iya masih gatau pulang jam berapa?
A: Yaudah, tapi pulangnya jangan malem banget
E: Iya paling jam 12, tapi mendingan abang nginep apa pulang?
A: ya pulang lah, ngapain nginep?
E: iya-iya

Perizinan pun diberikan dan segera pukul 21.00 gue berangkat ke mc d kemang dan gue ketemu sama cand,eko,dicky (kicong). dan sambil nunggu temennya dicky yang lain, gue makan mc flurry dulu di mc d, dan setelah pukul 21.30 kita langsung cau ke the green yang letaknya gak jauh dari mc d. Dan lagi-lagi nunggu temennya dia yang memberikan GL buat kita. Akhirnya pas jam 23.00 gue sama temen-temen yang lain masuk kedalem. perbedaan yang gue rasain waktu gue di bali beda banget. Kalo di Kamsut bali lebih heboh, tapi kalo di The green kemang sepi dan banyak yang pada jaim. Hmm, dan emang kalo kesana niat gue cuma mau clubbing aja jadi gue ya bener-bener cuma dance doang ga sampe nge rokok apalagi minum, hmm gak gue banget kayak gitu. Setelah berjam-jam disana, gue agak pusing karena sekeliling gue banyak banget yang nge rokok dan otomatis gue menjadi perokok pasif. Untungnya pas jam 2 dicky ngajak gue cabut dan akhirnya gue bebas dari ruangan asap itu. Tapi padahal pas dia nganjak cabut lagunya lagi seru!

Gue,Eko dan dicky pun langsung pergi ke tempat temennya dicky, hmm gue sama eko untungnya, jadi gue masih bisa cerita-cerita dan gak bosen. selama ber jam-jam gue ketawa mulu bareng eko kalo inget-inget kekonyolan waktu smp. Dan jam menunjukkan pukul 04.00 dan gue langsung pulang. bokap pun membukakan pintu dan gue langsung tidur sampe bangun jam setengah satu siang.


Erzan

Tuesday, December 22, 2009

Long Trip to Bali With Friend's (part 3)

Hari Ketiga, 9 Desember 2009

Alarm di handphone saya berbunyi ! Berarti waktu sudah menunjukkan pukul 06.00, lagi-lagi saya meninggalkan sholat subuh yang wajib saya jalani (*ampuni saya ya Allah). Dan saya langsung ke kamar mandi untuk mandi duluan sebelum yang lain bangun. Setelah mandi saya langsung turun kebawah untuk makan. Berharap makanan kali ini gak hanya sekedar penghilang lapar tapi juga bisa membahagiakan lidah. Setibanya saya di tempat makan, hmm benar saja makanan yang disajikan “LAGI-LAGI” cuma sekedar pengganjal perut, malah bumbunya terkadang membuat mual.

Setelah makan, saya beserta peserta tour lainnya diharuskan masuk ke bus pada pukul 08.00. Pada jadwal tertulis tour hari pertama adalah kintamani,pasar sukawati,bedugul. Entah kenapa tiba-tiba jadwal dirubah, yang tadinya ke arah gunung berubah menjadi arah pantai. Gapapa sih sebenernya kalau ke pantai, toh kesana lebih seru daripada gunung. Akhirnya saya persiapkan semua yang dibutuhkan untuk wisata pantai. Mulai dari celana pendek,baju pantai,sandal,peralatan mandi sampai sunblock untuk mencegah terjadinya sunburn pada kulit saya. Setelah semua beres, saya segera masuk ke dalam bus. Dan kembali tradisi “Jam Karet Indonesia” terjadi lagi. Karena menunggu teman-teman yang lainnya, saya beserta teman-teman yang sudah siap harus extra bersabar menghadapi teman-teman yang “Telat Bangun” setelah 1 jam ngaret, kami pun segera berangkat. Destinasi pertama kami adalah GWK atau (Garuda Whisnu Kencana). Di GWK saya melihat terdapat suatu kompleks tempat menampung patung dewa whisnu yang masih terpisah dan akan di satukan suatu hari nanti (kapan ya?). Setelah menyaksikan pemandangan sekitar GWK dan berfoto-foto kami pun segera pergi ke tempat lain.

Tanjung Benoa ! Ya, itulah destinasi kami selanjutnya. Saya sangat bersemangat sekali untuk kesana! Karena disana adalah pusat watersport terbesar di bali. Dan pastinya bermain sesuatu yang memacu adrenalin adalah favorit saya. Dan saya sudah merenanakan untuk bermain banana boat, terbang dengan parasailing dan melihat keindahan bawah laut bali dengan menyelam (diving), hmmm pastinya akan menjadi suatu pengalaman berharga bagi saya. “Oke, sekarang kita sudah sampai di tanjung benoa, tempat dimana pusat watersport terbesar di bali. Dan kami sudah menyiapkan tempat yang paling murah buat kalian bermain watersport disini” Kata Mas Adam salah seorang tour guide kami. Tapi saya tidak mudah percaya begitu saja, karena ada teman saya yang bilang kalau main di tanjung benoa jangan terpaku sama satu tempat aja. Oke, dan saya mencari tempat lain dan mendapatkan harga yang murah. Dengan bersemangat saya mengajak teman saya yang lain untuk bergabung dengan saya. Akhirnya Saya,Sahe,Tissa,Elita Dan Vinnie berpisah dengan rombongan dan segera bermain banana boat, setelah puas bermain banana boat saya segera menyelam (diving) bersama elita (dipandu oleh guide) dan menyelami lautan bali, dan wow !!! perairan nusa dua terlihat sangat indah, terumbu karang beserta ikan-ikan seakan mengajak saya untuk bermain bersama. Setelah 30 menit di dalam air kami pun dibawa naik oleh guide kami. Setelah itu saya dikecewakan oleh operator bahwa saya ternyata tidak dapat mencoba parasailing karena keadaan angin yang tidak bersahabat. Dengan terpaksa saya langsung membilas badan saya, serta membayar watersport tadi seharga
banana boat : Rp 50.000,00
Diving : Rp 250.000,00

(baca tips bermain di tanjung benoa)
Dengan perasaan senang saya kembali ke dalam bus dan melanjutkan perjalanan.

Selanjutnya, kami melanjutkan perjalanan ke pusat oleh-oleh (Krisna) dan setelah itu lanjut ke central parking untuk menaiki shuttle bus ke Kuta/Joger (Pilih Salah Satu). Karena persediaan uang saya menipis, saya memilih untuk ke Kuta Langsung tanpa mampir ke Joger. Begitu sampai di kuta pun, saya merasa sangat lepas dan tergiur dengan deburan ombak yang sangat menantang saya untuk berenang. Tanpa ragu saya melepaskan baju saya dan langsung berenang melaan ombak. Saking bersemangatnya saya lupa akan celana yang saya pakai di benoa, celana yang saya pakai untuk berenang ketinggalan dan akhirnya saya harus naik bus dengan celana basah. Tapi tak apa lah, toh itu semua sudah terbayarkan oleh keindahan pantai kuta. Setelah itu sekitar pukul 19.00 saya tiba di hotel dan langsung mandi bersih dan menyantap makan malam. Karena bosan saya mencari udara segar di luar hotel dan ikut bergabung dengan Bisri DKK ke KFC Jimbaran, hemm meskipun sebenarnya itu tempat yang mudah kita temukan di Jakarta, tapi mau gimana lagi? Hotel kami jauh dari kuta jadi kami terima-terima aja. Dan pukul 23.00 saya kembali ke hotel untuk tidur.

Erzan Ameira Hashfi

Monday, December 21, 2009

Long Trip to Bali With Friend's (part 2)

Hari kedua 8 Desember 2009

Tidak jauh berbeda dari hari pertama, hari kedua pun sama membosankannya. Dimulai dari pukul 00.00 perjalanan masih dilanjutkan. Sekitar pukul 02.00 kami berhenti di suatu tempat peristirahatan di daerah Jawa Timur yaitu Ngawi. Disana kami hanya beristirahat untuk ke toilet, atau sekedar coffe break,bersih-bersih dan lain sebagainya sampai sekitar pukul 02.30 kami melanjutkan perjalanan panjang yang sangat menghabiskan tenaga.


Akhirnya pada pukul 03.00 saya dapat tertidur dengan pulas hingga terbangun pukul 06.00, dan “Astagfirullah” pada saat itu semua teman-teman saya telah selesai melaksanakan ibadah shalat shubuh dan bus pun akan segera berangkat lalu akhirnya saya meninggalkan shalat shubuh. Setelah itu, kami melewati daerah yang bernama Jombang, pemandangan di sekeliling adalah pabrik-pabrik dan terkadang saya melihat terdapat rumah penduduk.

Di Jadwal tertulis bahwa makan pagi pukul 07.00. Dan seperti biasa, dikarenakan banyak faktor yang menyebabkan jadwal makan kami tertunda hingga pukul 09.30 di rumah makan Bromo Asri (Jawa Timur). Eit's, tapi jangan anda mengira bahwa perjalanan kami mulus-mulus saja. Sebelum sampai ke rumah makan tersebut kami sempat kesasar sampai daerah Porong (Sidoarjo) yang seharusnya kami tidak melewati daerah tersebut. Hmm, tapi setidaknya itu dapat kami ambil hikmahnya, itung-itung sekalian jalan-jalan (meskipun bikin bete).


Pada pukul 09.30 kami sampai di rumah makan Bromo Asri (bukan gunung bromo) dan akhirnya saya menemukan yang namanya kamar mandi bersih yang sudah 24 jam terakhir tidak saya temukan. Segera saya membongkar bagasi bus dan membuka koper saya lalu mengambil baju ganti beserta underwear untuk mandi dan bersih-bersih.

Setelah mandi dan segala macam nya, akhirnya saya merasa segar kembali lalu siap menyantap makanan yang telah tersedia, “lagi-lagi” makanan yang di sajikan di sini dapat dikategorikan standard dikarenakan rasa sotonya yang agak hambar tetapi bau bawang yang menyengat mengganggu lidah.

Sekitar pukul 10.30 kami melanjutkan perjalanan kami menuju Banyuwangi (Pelabuhan Ketapang). Sepanjang perjalanan ke sana saya belum menemukan hal-hal menarik sampai pada akhirnya saya menemukan suatu pemandangan Taman Nasional (saya lupa namanya apa). Taman nasional tersebut sepertinya melestarikan pohon jati. Dan yang lebih menariknya lagi, pada saat itu, pepohonan jati tersebut sedang menggugurkan daunnya hingga seluruh pohon terlihat tanpa daun (sayangnya saya tidak sempat mengambil gambarnya karena laju bus yang terlalu kencang membuat saya sulit untuk mengambil gambar). Saking panjangnya taman nasional tersebut membuat saya dan teman-teman merasa bosan dan akhirnya kami bernyanyi-nyanyi untuk mengusir kebosanan.


Sekitar pukul 15.30 kami sampai di sebuah rumah makan di daerah Banyuwangi untuk makan siang (apakah masih bisa disebut makan siang?). Untungnya view di sekitar rumah makan pun cukup indah yaitu view selat bali. Terlihat di seberang restoran tersebut terdapat pulau bali yang telah menunggu kami untuk segera tiba di sana. Kenyang sudah perut kami, perjalanan pun dilanjutkan ke pelabuhan ketapang. Untungnya, kami tidak perlu menunggu lama untuk masuk ke kapal ferry dikarenakan hari itu adalah hari kerja. Jadi penumpang kapal tidak terlalu banyak. Sekitar pukul 18.30 WITA kami tiba di pelabuhan Gilimanuk, Saya pun tidak sabar untuk segera sampai di hotel dan menrasakan indahnya pulau dewata.


Sekitar pukul 22.00 kami sampai di suatu rumah makan terpencil di dekat bay-pass. Meskipun sebelumnya “LAGI-LAGI” bus kami kesasar. Setelah itu pukul 22.30 kami melanjutkan perjalanan ke hotel tempat kami menginap yaitu “Puri Dewa Bharata, Jimbaran”. Dan akhirnya sekitar pukul 22.50 kami sampai di sana. Sedikit kecewa, ternyata kami menginap di daerah yang cukup terpencil dari pusat keramaian di Bali yaitu “Kuta & Legian”.Hmm, tapi biarlah nasi telah menjadi bubur, karena terlalu capek saya beserta teman sekamar (Bram,Indra & Bayu) pun langsung check in lalu membersihkan diri. Untungnya saya mendapatkan teman sekamar yang memang tidak jorok/rapi. Karena saya paling tidak betah sama yang namanya “jorok”. Akhirnya setelah bebersih saya pun dapat tidur dengan pulas dan tidak lupa mengecharge batere hp saya.


>> to be continued


Erzan Ameira Hashfi


Long Trip to Bali With Friend's

Hari senin, tepatnya tanggal 7 Desember 2009 lalu saya bersama teman 1 angkatan "2011" melaksanakan study tour ke pulau yang terkenal dengan sebutan "Pulau Dewata". Tentu anda telah mengetahui pulau yang saya maksud. Ya, Bali lah pulau yang saya maksud. Dalam blog ini saya hanya ingin berbagi cerita dengan para pembaca tentang apa yang saya alami di pulau yang kaya akan kebudayaan asli suku setempat.


Hari Pertama, 7 Desember 2009 :
"Tepat pukul 07.00 peserta sudah harus berkumpul di lapangan" itulah kata-kata yang terlontar dari mulut Bapak Efrial pada saat technical meeting berlangsung. Namun realita yang ada pada pukul 8.30 lah baru dimulai upacara pelepasan. Budaya "Jam Karet Indonesia" seakan tidak pernah hilang. Padahal kami para murid sudah menunggu lama untuk dimulainya upacara. Akhirnya seorang RATU yang telah ditunggu-tunggu pun tiba dan dengan segera melepas kami untuk melaksanakan study tour. Belum selesai sampai disitu, karena setelah upacara tersebut masih ada pembagian bus dan saya mendapatkan bus nomor 3, nomor tersebut sangat sesuai dengan sekolah saya. Setelah segala sesuatu dipersiapkan seperti absen,memilih teman sebangku dsb tepat pukul 08.55 lah bus akhirnya diberangkatkan. Perjalanan pun dimulai !

Salah seorang tour guide mengatakan bahwa perjalanan akan memakan waktu sekitar 36 jam. Waktu yang sangat panjang untuk perjalanan dengan menggunakan bus. Untunglah saya mendapat teman sebangku yang cocok dengan saya. Dia adalah teman dekat saya dari kelas X, dan saya udah klik banget buat gila-gilaan bareng dia.

Dalam perjalanan kami memasuki tol cipularang, lalu dilanjutkan melalui jalur selatan. Sekedar info dari tour guide kami bahwa lewat jalur selatan lebih lancar dibanding lewat jalur utara. Tetapi memang melalui jalur selatan lebih sepi dibanding jalur utara.

View di sepanjang jalan adalah ladang perkebunan atau persawahan dan bukit-bukit. Ini adalah view yang biasa kita temukan pada saat melintas di jalan tol. Sekitar pukul 13.00 kami tiba di sebuah rumah makan di daerah tasikmalaya, disana kami melaksanakan shalat dzuhur disertai dengan sholat ashar. Tempat makan disana menyajikan makanan yang standard saja, tapi di tempat makan tersebut menyajikan 2 pilihan, ada lesehan dan duduk di meja makan layaknya restoran biasa. Kebetulan saat itu saya bersama teman-teman lebih tertarik duduk lesehan sembari menikmati udara sejuk di tasikmalaya.
Sekitar pukul 14.00 kami melanjutkan perjalanan. Kali ini ada perbedaan di sepanjang jalan. Saya melihat banyak rumah-rumah penduduk di jalur yang saya tempuh, terutama di daerah "ciamis manis" dan jalur yang kami tempuh pun terdapat banyak tanjakan,tikungan bahkan turunan yang sedikit curam yang membuat sya sedikit mual. Untungnya saya berhasil mengalihkan perhatian saya dengan menggila bersama teman-teman saya. Selain itu, untuk mengusir kebosanan pihak travel memberikan kami fasilitas karaoke mulai dari penyanyi/band lokal seperti : Nidji,Afgan,Rosa, dsb. Sampai Internasional seperti : Rihanna,Jennifer Lopez dsb. Sayangnya koleksi cd mereka kurang lengkap, bahkan lagu-lagu dari band favorit bagi sekolah kami seperti RAN dan Maliq and D' Essential tidak dapat diputar. Walaupun begitu, kami tetap enjoy dengan perjalanan kami.

Sore hari pun tiba, dan pada saat itu, pemandangan yang tadinya rumah-rumah penduduk berubah menjadi hutan-hutan yang baru saja ditanam kembali. Inilah langkah yang benar dalam tata cara penebangan pohon yaitu dengan sistem "Tebang Pilih Tanam" bukan seperti oknom-oknum yang tidak bertanggung jawab yang melakukan "Illegal Logging" yang dengan seenaknya meninggalkan bekas jajahannya tersebut tanpa penanaman kembali.
Sore haripun perlahan pergi meninggalkan kami dan berubah menjadi malam, pada saat malam hari, jiwa "parno" saya pun mulai kumat dan pada saat tersebut kebetulan teman sebangku saya sudah tertidur karena bosan. Untuk mengusir ketakutan, saya pun mengajak bermain teman yang duduk di belakang bangku saya. Untungnuya melalui cara tersebut saya dapat mengalihkan perhatian saya terhadap hal-hal tersebut (fiuuh). Sekitar pukul 20.00 kami tiba di sebuah restoran di daerah Jawa Tengah untuk makan malam. Biasanya, saya jarang sekali makan besar lewat dari jam 8 malam, karena pada jam segitu saya udah ngantuk. Tapi kalo keadaan perut lagi laper-lapernya ya apa boleh buat? Makanan yang tersedia langsung saya santap. Untungnya makanan yang disajikan disana cukup enak, terutama ikan gorengnya, hmm yummy!. Saking kebetulannya, ternyata pada saat itu ada salah satu teman saya yang berulang tahun, dan ia langsung disuruh menyanyi diatas panggung dan teman-teman saya yang lainnya ikut menyanyi dan berjoged-joged dan membuat cair suasana.

Sekitar pukul 21.00 kami melanjutkan perjalanan yang mulai melelahkan! Untungnya saya mempunyai energi yang banyak sampai-sampai teman saya bilang saya itu batere sejuta jadi saya selo-selo aja. Tapi terkadang energi berlebihan yang saya miliki dapat menjadi boomerang buat saya karena terkadang saya mengalami sulit tidur. Dan itu terjadi ketika di bus. Teman-teman saya yang lain sudah pada tidur tetapi saya sulit untuk tidur. Saya Mencoba berbagai cara agar saya bisa tidur mulai dari main games di hp saya, sampai nyanyi-nyanyi sendiri agar saya bisa cepat tidur. Tetapi itu semua sia-sia, karena saya tetap tidak bisa tidur sampai waktu sudah menunjukkan pukul 24.59 di hari pertama.




>>to be continued

Erzan Ameira Hashfi

My First Posting

Ini adalah kali pertama saya menulis di blog ini. Sesuai dengan judulnya, "It's Everything" saya akan menulis apa saja yang berhubungan dengan diri saya, mulai dari cerita sehari-hari,pengalaman unik,tips-tips menarik dan lain sebagainya. Saya harap postingan saya yang berikutnya dapat berguna bagi anda semua yang membaca. dan saya sangat mengharapkan kritik/saran dari para blogger atas postingan dari saya demi mengembangkan tulisan saya pada kesempatan berikutnya. Sekian dan terimakasih.

Twitter : @erzanameira
Facebook : Erzan Ameira Hashfi

Erzan Ameira Hashfi