Monday, December 21, 2009

Long Trip to Bali With Friend's

Hari senin, tepatnya tanggal 7 Desember 2009 lalu saya bersama teman 1 angkatan "2011" melaksanakan study tour ke pulau yang terkenal dengan sebutan "Pulau Dewata". Tentu anda telah mengetahui pulau yang saya maksud. Ya, Bali lah pulau yang saya maksud. Dalam blog ini saya hanya ingin berbagi cerita dengan para pembaca tentang apa yang saya alami di pulau yang kaya akan kebudayaan asli suku setempat.


Hari Pertama, 7 Desember 2009 :
"Tepat pukul 07.00 peserta sudah harus berkumpul di lapangan" itulah kata-kata yang terlontar dari mulut Bapak Efrial pada saat technical meeting berlangsung. Namun realita yang ada pada pukul 8.30 lah baru dimulai upacara pelepasan. Budaya "Jam Karet Indonesia" seakan tidak pernah hilang. Padahal kami para murid sudah menunggu lama untuk dimulainya upacara. Akhirnya seorang RATU yang telah ditunggu-tunggu pun tiba dan dengan segera melepas kami untuk melaksanakan study tour. Belum selesai sampai disitu, karena setelah upacara tersebut masih ada pembagian bus dan saya mendapatkan bus nomor 3, nomor tersebut sangat sesuai dengan sekolah saya. Setelah segala sesuatu dipersiapkan seperti absen,memilih teman sebangku dsb tepat pukul 08.55 lah bus akhirnya diberangkatkan. Perjalanan pun dimulai !

Salah seorang tour guide mengatakan bahwa perjalanan akan memakan waktu sekitar 36 jam. Waktu yang sangat panjang untuk perjalanan dengan menggunakan bus. Untunglah saya mendapat teman sebangku yang cocok dengan saya. Dia adalah teman dekat saya dari kelas X, dan saya udah klik banget buat gila-gilaan bareng dia.

Dalam perjalanan kami memasuki tol cipularang, lalu dilanjutkan melalui jalur selatan. Sekedar info dari tour guide kami bahwa lewat jalur selatan lebih lancar dibanding lewat jalur utara. Tetapi memang melalui jalur selatan lebih sepi dibanding jalur utara.

View di sepanjang jalan adalah ladang perkebunan atau persawahan dan bukit-bukit. Ini adalah view yang biasa kita temukan pada saat melintas di jalan tol. Sekitar pukul 13.00 kami tiba di sebuah rumah makan di daerah tasikmalaya, disana kami melaksanakan shalat dzuhur disertai dengan sholat ashar. Tempat makan disana menyajikan makanan yang standard saja, tapi di tempat makan tersebut menyajikan 2 pilihan, ada lesehan dan duduk di meja makan layaknya restoran biasa. Kebetulan saat itu saya bersama teman-teman lebih tertarik duduk lesehan sembari menikmati udara sejuk di tasikmalaya.
Sekitar pukul 14.00 kami melanjutkan perjalanan. Kali ini ada perbedaan di sepanjang jalan. Saya melihat banyak rumah-rumah penduduk di jalur yang saya tempuh, terutama di daerah "ciamis manis" dan jalur yang kami tempuh pun terdapat banyak tanjakan,tikungan bahkan turunan yang sedikit curam yang membuat sya sedikit mual. Untungnya saya berhasil mengalihkan perhatian saya dengan menggila bersama teman-teman saya. Selain itu, untuk mengusir kebosanan pihak travel memberikan kami fasilitas karaoke mulai dari penyanyi/band lokal seperti : Nidji,Afgan,Rosa, dsb. Sampai Internasional seperti : Rihanna,Jennifer Lopez dsb. Sayangnya koleksi cd mereka kurang lengkap, bahkan lagu-lagu dari band favorit bagi sekolah kami seperti RAN dan Maliq and D' Essential tidak dapat diputar. Walaupun begitu, kami tetap enjoy dengan perjalanan kami.

Sore hari pun tiba, dan pada saat itu, pemandangan yang tadinya rumah-rumah penduduk berubah menjadi hutan-hutan yang baru saja ditanam kembali. Inilah langkah yang benar dalam tata cara penebangan pohon yaitu dengan sistem "Tebang Pilih Tanam" bukan seperti oknom-oknum yang tidak bertanggung jawab yang melakukan "Illegal Logging" yang dengan seenaknya meninggalkan bekas jajahannya tersebut tanpa penanaman kembali.
Sore haripun perlahan pergi meninggalkan kami dan berubah menjadi malam, pada saat malam hari, jiwa "parno" saya pun mulai kumat dan pada saat tersebut kebetulan teman sebangku saya sudah tertidur karena bosan. Untuk mengusir ketakutan, saya pun mengajak bermain teman yang duduk di belakang bangku saya. Untungnuya melalui cara tersebut saya dapat mengalihkan perhatian saya terhadap hal-hal tersebut (fiuuh). Sekitar pukul 20.00 kami tiba di sebuah restoran di daerah Jawa Tengah untuk makan malam. Biasanya, saya jarang sekali makan besar lewat dari jam 8 malam, karena pada jam segitu saya udah ngantuk. Tapi kalo keadaan perut lagi laper-lapernya ya apa boleh buat? Makanan yang tersedia langsung saya santap. Untungnya makanan yang disajikan disana cukup enak, terutama ikan gorengnya, hmm yummy!. Saking kebetulannya, ternyata pada saat itu ada salah satu teman saya yang berulang tahun, dan ia langsung disuruh menyanyi diatas panggung dan teman-teman saya yang lainnya ikut menyanyi dan berjoged-joged dan membuat cair suasana.

Sekitar pukul 21.00 kami melanjutkan perjalanan yang mulai melelahkan! Untungnya saya mempunyai energi yang banyak sampai-sampai teman saya bilang saya itu batere sejuta jadi saya selo-selo aja. Tapi terkadang energi berlebihan yang saya miliki dapat menjadi boomerang buat saya karena terkadang saya mengalami sulit tidur. Dan itu terjadi ketika di bus. Teman-teman saya yang lain sudah pada tidur tetapi saya sulit untuk tidur. Saya Mencoba berbagai cara agar saya bisa tidur mulai dari main games di hp saya, sampai nyanyi-nyanyi sendiri agar saya bisa cepat tidur. Tetapi itu semua sia-sia, karena saya tetap tidak bisa tidur sampai waktu sudah menunjukkan pukul 24.59 di hari pertama.




>>to be continued

Erzan Ameira Hashfi

No comments:

Post a Comment