Hari kedua 8 Desember 2009
Tidak jauh berbeda dari hari pertama, hari kedua pun sama membosankannya. Dimulai dari pukul 00.00 perjalanan masih dilanjutkan. Sekitar pukul 02.00 kami berhenti di suatu tempat peristirahatan di daerah Jawa Timur yaitu Ngawi. Disana kami hanya beristirahat untuk ke toilet, atau sekedar coffe break,bersih-bersih dan lain sebagainya sampai sekitar pukul 02.30 kami melanjutkan perjalanan panjang yang sangat menghabiskan tenaga.
Akhirnya pada pukul 03.00 saya dapat tertidur dengan pulas hingga terbangun pukul 06.00, dan “Astagfirullah” pada saat itu semua teman-teman saya telah selesai melaksanakan ibadah shalat shubuh dan bus pun akan segera berangkat lalu akhirnya saya meninggalkan shalat shubuh. Setelah itu, kami melewati daerah yang bernama Jombang, pemandangan di sekeliling adalah pabrik-pabrik dan terkadang saya melihat terdapat rumah penduduk.
Di Jadwal tertulis bahwa makan pagi pukul 07.00. Dan seperti biasa, dikarenakan banyak faktor yang menyebabkan jadwal makan kami tertunda hingga pukul 09.30 di rumah makan Bromo Asri (Jawa Timur). Eit's, tapi jangan anda mengira bahwa perjalanan kami mulus-mulus saja. Sebelum sampai ke rumah makan tersebut kami sempat kesasar sampai daerah Porong (Sidoarjo) yang seharusnya kami tidak melewati daerah tersebut. Hmm, tapi setidaknya itu dapat kami ambil hikmahnya, itung-itung sekalian jalan-jalan (meskipun bikin bete).
Pada pukul 09.30 kami sampai di rumah makan Bromo Asri (bukan gunung bromo) dan akhirnya saya menemukan yang namanya kamar mandi bersih yang sudah 24 jam terakhir tidak saya temukan. Segera saya membongkar bagasi bus dan membuka koper saya lalu mengambil baju ganti beserta underwear untuk mandi dan bersih-bersih.
Setelah mandi dan segala macam nya, akhirnya saya merasa segar kembali lalu siap menyantap makanan yang telah tersedia, “lagi-lagi” makanan yang di sajikan di sini dapat dikategorikan standard dikarenakan rasa sotonya yang agak hambar tetapi bau bawang yang menyengat mengganggu lidah.
Sekitar pukul 10.30 kami melanjutkan perjalanan kami menuju Banyuwangi (Pelabuhan Ketapang). Sepanjang perjalanan ke sana saya belum menemukan hal-hal menarik sampai pada akhirnya saya menemukan suatu pemandangan Taman Nasional (saya lupa namanya apa). Taman nasional tersebut sepertinya melestarikan pohon jati. Dan yang lebih menariknya lagi, pada saat itu, pepohonan jati tersebut sedang menggugurkan daunnya hingga seluruh pohon terlihat tanpa daun (sayangnya saya tidak sempat mengambil gambarnya karena laju bus yang terlalu kencang membuat saya sulit untuk mengambil gambar). Saking panjangnya taman nasional tersebut membuat saya dan teman-teman merasa bosan dan akhirnya kami bernyanyi-nyanyi untuk mengusir kebosanan.
Sekitar pukul 15.30 kami sampai di sebuah rumah makan di daerah Banyuwangi untuk makan siang (apakah masih bisa disebut makan siang?). Untungnya view di sekitar rumah makan pun cukup indah yaitu view selat bali. Terlihat di seberang restoran tersebut terdapat pulau bali yang telah menunggu kami untuk segera tiba di sana. Kenyang sudah perut kami, perjalanan pun dilanjutkan ke pelabuhan ketapang. Untungnya, kami tidak perlu menunggu lama untuk masuk ke kapal ferry dikarenakan hari itu adalah hari kerja. Jadi penumpang kapal tidak terlalu banyak. Sekitar pukul 18.30 WITA kami tiba di pelabuhan Gilimanuk, Saya pun tidak sabar untuk segera sampai di hotel dan menrasakan indahnya pulau dewata.
Sekitar pukul 22.00 kami sampai di suatu rumah makan terpencil di dekat bay-pass. Meskipun sebelumnya “LAGI-LAGI” bus kami kesasar. Setelah itu pukul 22.30 kami melanjutkan perjalanan ke hotel tempat kami menginap yaitu “Puri Dewa Bharata, Jimbaran”. Dan akhirnya sekitar pukul 22.50 kami sampai di sana. Sedikit kecewa, ternyata kami menginap di daerah yang cukup terpencil dari pusat keramaian di Bali yaitu “Kuta & Legian”.Hmm, tapi biarlah nasi telah menjadi bubur, karena terlalu capek saya beserta teman sekamar (Bram,Indra & Bayu) pun langsung check in lalu membersihkan diri. Untungnya saya mendapatkan teman sekamar yang memang tidak jorok/rapi. Karena saya paling tidak betah sama yang namanya “jorok”. Akhirnya setelah bebersih saya pun dapat tidur dengan pulas dan tidak lupa mengecharge batere hp saya.
>> to be continued
Erzan Ameira Hashfi


No comments:
Post a Comment